Sejarah

Masjid Ulil Albab, itulah sebuah nama yang diperuntukkan bagi masjid kampus terpadu Universitas Islam Indonesia yang terletak di Jalan Kaliurang Km. 14,4 Sleman, Jogjakarta. Masjid kampus ini secara formal diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2001 bertepatan dengan hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Inilah sebuah keinginan yang didambakan bagi seorang penggagas berdirinya Masjid Ulil Albab yang bercirikan orang yang selalu bertafakur atas segala penciptaan Allah SWT serta berdzikir, (mengingat Allah di manapun ia berada, menuju sosok pribadi muslim yang memiliki IMTAK dan IPTEK serta rahmatan lil’alamin).

Secara fisik Masjid Ulil Albab memiliki bangunan yang begitu artistik, megah dan modern, dan secara langsung maupun tidak langsung Masjid Ulil Albab merupakan simbol sekaligus kebanggaan bagi civitas akademika Universitas Islam Indonesia yang telah begitu lama mendambakan sebuah masjid yang dapat dijadikan sebagai pusat kajian atau belajar agama maupun pengetahuan bagi civitas akademika sesuai harapan dari penggagas nama Masjid Ulil Albab ini.

Sebagai masjid yang memiliki multi fungsi serta peranan yang cukup besar dalam menghadapi realita kehidupan kedepan, oleh karena itu dalam rangka memakmurkan syiar-syiar islam melalui masjid maka dibentuklah Takmir Masjid Ulil Albab yang perdana dengan tiga orang personil yang terdiri dari saudara Faturrahmi (MIPA 97 ), Rozi Gusman (Psikologi 96), dan Harum Murah Marpaung (Ekonomi 97) yang menjalankan fungsi ketakmiran sejak tanggal 1 Juni 2001. Ketiga personel inilah menjalankan fungsinya sebagai takmir selama kurang lebih 8 bulan, kemudian terhitung sejak 1 Februari 2002 takmir baru terbentuk. Secara struktural Takmir Masjid Ulil Albab di bawah Rektor Universitas Islam Indonesia selaku Penanggung jawab dan Badan Wakaf selaku Pelindung.